Review Taman Simalem Resort

taman simalem resort Review Taman Simalem Resort

Taman Simalem Resort

Liburan tahun baru lalu aku habisakan bersama keluarga, kebetulan aku pulang ke Medan. Aku mendengar kabar kalo di Merek ada dibangun tempat wisata baru yang bernama Taman Simalem Resort. Aku penasaran lalu mengajak keluarga ke sana, perjalanan ditempuh sekitar 3 jam dari Medan, kami mengambil jalan pintas melalui Barusjahe yang langsung tembus ke Tiga Panah jadi tidak melalui Kabanjahe sehingga cukup menghemat waktu, jalur ini juga bisa di jadikan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan yang sering terjadi di Kabanjahe dan Berastagi, namun memasuki kawasan Tiga Panah dan Merek jalanan mulai rusak, jalan di penuhi lubang-lubang sehingga menganggu kelancaran perjalanan.

Taman Simalem Resort berada di ketinggian 1.500 meter dpl seluas 200 hektar dan di pinggir Danau Toba, kawasan ini terlihat indah dengan view danau Toba yang bagus, di Taman Simalem Resort terdapat lapangan golf yang luas, agromart, beberapa cafe dan restoran, camping ground, heli pad, dan lokasi dimana kita bisa melihat keindahan danau toba. Tapi kesan ku pertama kali mengunjungi kawasan ini adalah Mahal, ya untuk tiket masuk nya saja kita sudah mengeluarkan uang sebanyak Rp. 250.000 untuk satu kendaraan roda empat, beda lagi untuk Bus kira-kira Rp.600.000. Paket makanan dan minuman yang di tawarkan di cafenya juga cukup mahal, untuk 3 biji pisang goreng kita harus merogoh kantong kira-kira Rp. 50.000 plus pelayanan yang kurang baik, kenapa kurang baik? karena aku harus menunggu 1 jam hanya untuk memesan pisang goreng berhubung kasir nya lagi kalang kabut memperbaiki kesalahan slip pembayaran pelanggan lain, bosan menunggu 1 jam aku pun keluar dan meninggalkan cafe tersebut. веб студия Jangan bayangkan di kawasan ini kita bisa membawa makanan dari rumah kemudian duduk beralaskan tikar atau sejenisnya ala piknik kebun, karena tindakan tersebut dilarang di kawasan ini.

dana toba Review Taman Simalem Resort

View Danau Toba

Uang masuk ke Taman Simalem Resort menurutku tergolong mahal, Kenapa ku bilang tergolong mahal? karena aku pernah 3 tahun tinggal di pinggir Danau Toba dan sudah menikmati wisata Danau Toba secara Gratis setidaknya bisa membandingkan sebagai contoh menurutku view danau toba kawasan ini tidak ada bedanya dengan Sipinsur di Huta Ginjang. Di Sipinsur kita bisa melihat view danau toba yang sama seperti di kawasan ini tanpa dipungut uang. Cuma bedanya di Sipinsur tidak ada lapangan golf dan cafe. hehe. Jadi semuanya kembali ke rencana anda, jika anda berencana pergi hanya untuk menikmati / melihat view danau Toba aku rasa kawasan ini bukan pilihan yang tepat, tapi jika anda ingin berlibur dengan pengalaman berbeda seperti bermain golf dan camping mungkin kawasan ini pilihan yang tepat. Banyak fasilitas yang belum selesai dibangun, salah satunya Hotel atau penginapan, beberapa hari sebelum datang ke kawasan ini aku sempat menelepon CS nya untuk memesan penginapan, ternyata malah ditawarin Hotel Sibolangit yang ada di Berastagi, usut punya usut ternyata Hotel belum dibangun dikawasan ini, bayangkan ketika anda datang ketempat ini maka anda harus balik ke Berastagi lagi sekitar 1 jam perjalanan untuk menginap.

Aku berpikir prospek kawasan ini kedepannya akan sangat bagus karena akan menjadi kawasan luxurious, dimana ada lapangan golf, camping ground, agro wisata dan heli pad namun jika dikelola dengan tidak profesional maka Taman Simalem Resort ini tidak akan berkembangan. Belakangan juga tersiar kabar kalau warga setempat di daerah Tongging mulai resah karena sering terjadi longsor akibat dari pembangunan Taman Simalem Resort, ya karena Taman Simalem Resort ini dibangun di area tebing curam yang rawan longsor, namun kehadiran Taman Simalem Resort ini juga membawa dampak positif yaitu dengan hadirnya Taman Simalem Resort ini maka menambah lapangan pekerjaan di kawasan tersebut, karena pegawai-pegawarinya (security, waitress, kasir dll) diambil dari penduduk setempat.

Incoming search terms:

Tidak ada artikel terkait

27 Comments

  • trisnok

    memang mahal sih, tapi dari segi pemandangan dan fasilitas kedepannya pasti lebih bagus dan dengar2 kabarnya bakal menjadi Genting-nya Indonesia :D
    Dan mengenai bawa makanan, sepertinya bisa deh soalnya sodaraku juga pernah kesana bawa rombongan sekolah + makan siang bawa dari Medan hehehhe

    10 Feb
    Reply
    • ruben

      @trisnok
      aku pernah bawa makan dari luar trus makan di sana.. datang satpamnya bilangin kalo makan harus di cafe.. iya sih orang aku makan di pinggir jalan..wkwkw..

  • nich

    Penasaran aku, gak jadi-jadi kesini..
    Aturan kemarin kau ngajak aku lah, ben.

    19 Feb
    Reply
  • penulis conten

    Permisi mas, om.
    selama masa promo, dapatkan tambahan diskon hingga 8% untuk setiap pembelian paket apapun.
    untuk review, pesan 5 dapat diskon 3%, pengerjaan 1 x 24 jam.
    terima kasih

    20 Feb
    Reply
  • gloria

    mahal ya toq. hehehehe.

    11 Mar
    Reply
  • trisnok

    bah..kalo makan sembarangan gak bisalah…di Del aja gak bisa makan sembarangan kwakka :) )

    @bang nich : seharusnya abang di Del dulu kekekke..biar bisa bareng ikut kesana hohohoo

    27 Mar
    Reply
  • belajar clickbank

    wau,..bagus sekali,.. ternyata sungguh indah keajaiban tuhan,,,,,,,,,,,

    26 Apr
    Reply
  • angel

    bg,, ni ktanya klo suka artikel simalen resort silakan beri donasi,, buat siapa donasinya bg??
    ^^

    nyumbang jempol aja yak,,

    mantab!!!
    ^^v

    7 Jun
    Reply
  • Rajabana S

    Waoww.. luar biasa !
    Bulan yang lalu kami sekeluarga mengunjungi Taman Simalem Resort. Langsung ingat bagaimana Kebesaran Kuasa Tuhan memciptakan keindahan Taman Simalem. Saat kami kesana rencananya mau sekalian nginap di hotelnya… ehh taunya hotel belon jadi, akhirnya kami selasai jalan kami kembali nginap di Hotel Mutiara Bekasi.
    Saran ke managementnya supaya dipercepat pembangunan hotelnya..

    TQ
    GBU

    16 Jul
    Reply
  • Rajabana S

    Eeh maksud kami nginap di Hotel Mutiara Berastagi. Tulis Bekasi karena kami dari Bekasi.

    16 Jul
    Reply
  • travel

    untuk viewnya sih bagus yah, tapi harga masuknya segitu sih kebangetan deh

    25 Oct
    Reply
  • interior consultant

    wahh .
    temppat.a kerend bggd .
    mahal tapii.a .
    hheu* .

    29 Oct
    Reply
  • Museum Budaya

    salam kenal,
    woow!! .
    bagusnya .
    pemandangannya indah .
    keren .
    makasih infonya .

    3 Nov
    Reply
  • siputri84

    loh…lum ada penginapanna ea???

    rncn c mw liburan ksituh taun baru neu…:)

    19 Dec
    Reply
  • Amrizal

    mang betol, tiketnya mahal.

    kami pergi sama bus, tiket masuknya 1 jta 200 rbu.

    bayangkan saja..

    makanan pun agak mahal..

    apalagi waktu masuk kedalam harus melapor lagi kekantornya,..

    5 Jan
    Reply
  • technology advances

    jadi pengen kesana ni… makasih infonya,,

    13 Jan
    Reply
  • Nadia

    Nusantara tercinta ini tidak dipungkiri lagi kaya akan alamnya yang indah. Tapi sekali lagi kita tidak profesional mengelolanya. Jadilah keindahan alam ini hanya sekedar wacana belaka. Bahkan wisatawan domestik pun lebih baik melancong ke luar negeri yang jelas2 bagus pelayanan dan fasilitas yang diberikan. Sayang beribu sayang.

    7 Feb
    Reply
  • Headlinestodays

    nice pic, tapi kayak nya kemahalan deh :)

    23 Feb
    Reply
  • irwan saputra

    sebenerny kpn sih , proyekny slesai ?
    aku udh suntuk kerja di hotel garuda plaza, lw mmang d slesai kn kberangkatan quw mnuju taman simalem bisa di atur.
    lagian proses resign dri garuda plaza prosesny byak ……..
    ribet , g kyk ngurus proses pernikahan lbih cepat………
    wkwkwkwkwkwkwkwk…………..
    srius ne ?

    6 Apr
    Reply
  • irwan saputra

    di garuda plaza g ad karyawanny ????????

    6 Apr
    Reply
  • irwan saputra

    TAPI swaktu ada owner baru , jadi siluman smua .

    6 Apr
    Reply
  • aswin

    yuk..jalan jalan ke Taman simalem..?

    10 Apr
    Reply
  • tessa

    maaf ya.. cuma sekedar memberi tambahan..
    kalau buat membawa makanan dari rumah di perbolehkan kok..
    tempat makan nya juga di sediakan khusus.
    di tempat pinggiran sungai2 kecil yg berbatu… dibawah.. ada seperti pondok beratap.
    memang tidak sembarangan. tapi saya rasa itu karena mereka benar2 menjaga kebersihan dan kelestarian tmpt itu.

    19 May
    Reply
    • ruben

      @tessa
      dulu saya tidak bisa mungkin sekarang sudah bisa ya.. thanks infonya.

  • widy

    Mahal, tapi sesuai Sob. Kebetulan waktu itu Outing dari kantor,, jd semua biaya di tanggung ma Kantor. HAHahhahahaa,,,, Aq jamin, ga bakalan nyesel lah maen ke sono..
    widy recently posted..Curhatan si Dedek

    26 May
    Reply
  • gusti

    gan mau nanyak ni yg pnya simlem risort ni org chaines atau org pribumi gan

    13 Dec
    Reply
  • ismail kesuma

    aku uda g bisa komen lg dgr dari cerita klen aja uda mantab kali rasa nya,,, pingin juga sih ksna,,,,

    22 Jan
    Reply

Leave a Comment

Posting your comment...

Subscribe to these comments via email

CommentLuv badge